Banyak mitos tentang
kecantikan beredar. Mungkin ada yang benar, mungkin juga ada yang hanya mitos.
Salah satu mitos yang beredar adalah jika mengonsumsi cokelat, bisa menyebabkan
timbulnya jerawat.
Faktanya, makan cokelat tidak akan membuat kulit wajah Anda berjerawat. Jerawat timbul akibat pola makan yang tidak teratur serta perubahan hormon yang terjadi di dalam tubuh. Kebanyakan orang mengonsumsi cokelat supaya merasa lebih nyaman di kala stres, sebab cokelat memiliki kandungan phenlethylamine yang mirip amphetanine. Zat ini dapat meningkatkan serapan triptofan ke dalam otak yang kemudian menghasilkan dopamine. Dopamine memunculkan perasaan senang dan memperbaiki suasana hati. Phenylethylamine juga dianggap mempunyai khasiat aphrodisiac yang memunculkan perasaan seperti orang sedang jatuh cinta. Jadi sebenanya, streslah yang bisa menimbulkan jerawat.
Faktanya, makan cokelat tidak akan membuat kulit wajah Anda berjerawat. Jerawat timbul akibat pola makan yang tidak teratur serta perubahan hormon yang terjadi di dalam tubuh. Kebanyakan orang mengonsumsi cokelat supaya merasa lebih nyaman di kala stres, sebab cokelat memiliki kandungan phenlethylamine yang mirip amphetanine. Zat ini dapat meningkatkan serapan triptofan ke dalam otak yang kemudian menghasilkan dopamine. Dopamine memunculkan perasaan senang dan memperbaiki suasana hati. Phenylethylamine juga dianggap mempunyai khasiat aphrodisiac yang memunculkan perasaan seperti orang sedang jatuh cinta. Jadi sebenanya, streslah yang bisa menimbulkan jerawat.
10
MANFAAT COKLAT DALAM KEHIDUPAN KITA
Jangan kebanyakan makan cokelat, nanti
giginya rusak, ato jangan kebanyakan makan cokelat ntar endut. Itu merupakan
kalimat-kalimat yang biasa kita dengar apabila kita terlalu banyak makan
cokelat.
1. Tinggi Antioksidan
Cokelat mengandung flavanols, sejenis
flavanoid yang berfungsi sebagai anti oksidan dan membantu menangkal radikal
bebas di dalam tubuh.
2. Menurunkan Tekanan Darah
Dark chocolate dari beberapa hasil penelitian
mampu menurunkan tekanan darah pada orang yang mempunyai tekanan darah tinggi.
3. Menurunkan LDL Kolesterol
Makan coklat hitam secara teratur telah
terbukti dapat menurunkan kolesterol LDL
sebanyak 10 persen.
4. Anti Depresi Alami
Cokelat mengandung serotonin, anti-depresan alami. Cokelat juga merangsang produksi endorphin, yang menciptakan perasaan bahagia dan senang. Bahkan, dari salah satu penelitian menemukan bahwa cokelat yang meleleh di dalam mulut akan menghasilkan perasaan menyenangkan yang jauh lebih lama dari pada berciuman penuh gairah. Hal ini mungkin menjelaskan mengapa banyak orang akan memakan cokelat ketika mereka sedang tertekan.
Cokelat mengandung serotonin, anti-depresan alami. Cokelat juga merangsang produksi endorphin, yang menciptakan perasaan bahagia dan senang. Bahkan, dari salah satu penelitian menemukan bahwa cokelat yang meleleh di dalam mulut akan menghasilkan perasaan menyenangkan yang jauh lebih lama dari pada berciuman penuh gairah. Hal ini mungkin menjelaskan mengapa banyak orang akan memakan cokelat ketika mereka sedang tertekan.
5. Pelawan Kanker
Beberapa penelitian telah menemukan cokelat menjadi salah satu makanan terbaik melawan kanker bersama dengan makanan seperti anggur merah, blueberry, bawang putih, dan teh. Dua cara bagaimana cokelat bekerja untuk melawan kanker, yang pertama adalah dengan menghambat pembelahan sel dan yang kedua adalah mengurangi peradangan.
Beberapa penelitian telah menemukan cokelat menjadi salah satu makanan terbaik melawan kanker bersama dengan makanan seperti anggur merah, blueberry, bawang putih, dan teh. Dua cara bagaimana cokelat bekerja untuk melawan kanker, yang pertama adalah dengan menghambat pembelahan sel dan yang kedua adalah mengurangi peradangan.
6. Mencegah Kerusakan Gigi
Penelitian telah menemukan bahwa theobromine dalam cokelat mampu mencegah kerusakan gigi dengan menghilangkan streptokokus mutans, bakteri yang ditemukan di rongga mulut yang memberikan kontribusi terhadap kerusakan gigi.
Penelitian telah menemukan bahwa theobromine dalam cokelat mampu mencegah kerusakan gigi dengan menghilangkan streptokokus mutans, bakteri yang ditemukan di rongga mulut yang memberikan kontribusi terhadap kerusakan gigi.
7. Memperpanjang Umur dan Mengurangi Penyakit
Hasil penelitian di Belanda yang diikuti 200 pria di atas 20 tahun, menemukan bahwa mereka yang mengkonsumsi sejumlah besar coklat, baik cokelat susu dan dark chocolate, hidup lebih lama dan telah menurunkan tingkat penyakit keseluruhan daripada pria yang makan cokelat sedikit atau tidak.
Hasil penelitian di Belanda yang diikuti 200 pria di atas 20 tahun, menemukan bahwa mereka yang mengkonsumsi sejumlah besar coklat, baik cokelat susu dan dark chocolate, hidup lebih lama dan telah menurunkan tingkat penyakit keseluruhan daripada pria yang makan cokelat sedikit atau tidak.
Untuk memperkuat hasil penelitian
tersebut, ternyata Jeanne Louise Calment salah satu orang tertua, hidup sampai
usia 122 mempunyai resep panjang umur bahwa dia mengkonsumsi dark chocolate
sebesar 2,5 pon dalam seminggu.
8. Tinggi Magnesium
Tanaman kakao mengandung lebih tinggi magnesium dibandingkan dengan tanaman lain. Magnesium adalah mineral penting yang membantu dalam proses regulasi sistem pencernaan, saraf, dan kardiovaskuler. Karena itu banyak orang yang mengalami kekurangan magnesium, menambahkan dark chocolate yang kaya akan magnesium untuk dapat meningkatkan kesehatan tubuhnya secara keseluruhan.
Tanaman kakao mengandung lebih tinggi magnesium dibandingkan dengan tanaman lain. Magnesium adalah mineral penting yang membantu dalam proses regulasi sistem pencernaan, saraf, dan kardiovaskuler. Karena itu banyak orang yang mengalami kekurangan magnesium, menambahkan dark chocolate yang kaya akan magnesium untuk dapat meningkatkan kesehatan tubuhnya secara keseluruhan.
9.PembersihArteri
Penelitian telah menunjukkan bahwa antioksidan yang dikandung dalam kakao mampu bekerja seperti sapu yang membersihkan plak di dinding arteri.
Penelitian telah menunjukkan bahwa antioksidan yang dikandung dalam kakao mampu bekerja seperti sapu yang membersihkan plak di dinding arteri.
10. Kesehatan Otak
Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa coklat hitam baik untuk kesehatan otak. Para peneliti di Johns Hopkins University menemukan bahwa cokelat mampu melindungi sel saraf otak dari kerusakan yang lebih lanjut pada saat terjadi serangan stroke. Dark chocolate juga telah diketahui mampu untuk meningkatkan memori otak manusia. Para peneliti di Institut Salk California menemukan bahwa suatu bahan kimia dalam coklat yang disebut epikatekin mampu meningkatkan memori tikus.
Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa coklat hitam baik untuk kesehatan otak. Para peneliti di Johns Hopkins University menemukan bahwa cokelat mampu melindungi sel saraf otak dari kerusakan yang lebih lanjut pada saat terjadi serangan stroke. Dark chocolate juga telah diketahui mampu untuk meningkatkan memori otak manusia. Para peneliti di Institut Salk California menemukan bahwa suatu bahan kimia dalam coklat yang disebut epikatekin mampu meningkatkan memori tikus.
Hati-hati
Makan Sembarang Coklat!!!!
Kesalahan yang sering dilakukan pada saat memilih
coklat adalah memilih coklat “bermerk” yang murah atau sangat murah. Coklat
demikian memiliki kandungan kakao (biji coklat) sedikit yaitu rata-rata kurang
dari 20%, bahkan ada yang kurang dari 7%. Coklat jenis ini juga memiliki
kandungan gula yang tinggi, kandungan lemak jenuh tinggi dan keburukan lainnya
seperti minyak sayur terhidrogenasi (HVO) sehingga mengakibatkan kerusakan gigi
dan gangguan kesehatan seperti penyakit diabetes.
Produk coklat lainnya yang juga berbahaya dan buruk
untuk kesehatan khususnya yang berupa fondant (biasanya digunakan untuk
mendekorasi kue) dan praline. Fondant sebenarnya mengandung 100% pemanis dan
praline juga sama buruknya.
Sebisa mungkin pilihlah coklat dengan kandungan gula
sedikit agar Anda dapat menikmati berbagai macam manfaat coklat. Anda akan
merasakan manfaat jika Anda mengkonsumsi cokelat dengan kandungan kakao atau
biji coklat yang tinggi. Selamat menikmati coklat Anda!
(Sumber:
http://bslavina.wordpress.com/2011/03/22/berbagai-macam-manfaat-coklat/)



0 komentar:
Posting Komentar