Qian Hongyan
Ujian yang
mahaberat,jika disikapi dengan pikiran
yang terbuka dan jiwa yang lapang, bisa
mengobarkan semnagt perjuangna yang tak gampang padam. Dan semangat itulah yang
dikorbarkan bocah bernama Hongyan.
Kita
memang kadang perlu belajar dari
seorang bocah.jika kita ingat semangat dari seorang bocah sangat kuat untuk nemerjang halangan dan rintangan. Contohnya saja pada waktu kita belajar untuk berjalan .meski jatuh berkali-kali namut tetap diulangi sampai benar-benar bisa berjalan.
seorang bocah.jika kita ingat semangat dari seorang bocah sangat kuat untuk nemerjang halangan dan rintangan. Contohnya saja pada waktu kita belajar untuk berjalan .meski jatuh berkali-kali namut tetap diulangi sampai benar-benar bisa berjalan.
Dan semangat bocah inilah yang
barangkali mampu menjadi bara api yang terus menyala di tengah gelap dan
kerasnya ujian bagi sesosok anak berusia belasan dari cina, Qian Hongyan. Ujian
yang menimpa bocah ini sangat berat, dia mengalami kecelakaan fatal pada umur 3
tahun yang mengakibatkan separuh tubuhnya hingga batas pinggang terpaksa di
amputasi.
Selain kondisi ekonomi
keluarga yang tidak berkecukupan. Karena itu keluarga gadis cilik yang tinggal
di Zhuangxia Cinaitu tidak mampu membelikan kaki palsuuntuk Qian.sebagai
gantinya, keluarga tersebut menyangga tubuh Qian dengan potongan bola basket.
Sebuah solusi yang jauh dari kata nyaman, seperti kaki-kaki palsu lainya.
Namun, Meski tumbuh dengan
keterbatasan , Qian tak patah semnagat dia membuktikan bahwa dunia belum
berakhir dia selalu menyapa dunia dengan senyuman ramah seolah-olah tak terjadi
sesuatu pada dirinya.
Siap Mendunia
Dengan kekurangan di tubuhnya.Qian
pantang putus asa. Meski dia belum tau bagaimana masa depanya kelak serta
bagaimana masa depanya dengan kondisinya saat itu. Hingga suatu ketika ia
mendatangi suatu pertandingan olahraga nasional .Disana cita-citanya bertumbuh.
Saat itu Qian setiap hari
menyaksikan perjuangan beberapa atlet cacat yang ikut menyemarakan
pertandingan. Melihat itu, hati Qian tergerak ,dan pada akhirnya Qian meminta
pada orang tuanya untuk mengijinkan ia mengikuti latian renang , dan ternyata
orang tuanya mendukung penuh tekat putrinya itu. Berapa hari setelah pertandingan
orang tuanya Qian mendatangi Zhang Honghu pelatih renang Nasional yang terkenal
banyak menjadikan orang cacat menjadi seorang juara.
Zhang yang dikenal sebagi
pelatih yang dingin hanya mengatakan bahwa semua tergantung pada kemauan dan
tekad Qian. Sebab menurutnya , dengan kekurangan separuh tubuh yang
dimilikinya, agak sulit untuk berenang hanya dengan mengandalkan ledua lenganya
saja. Tapi tekad Qian sangan kuat rupanya berhasil memikat hati si darah dingin
itu . Maka ia membarikan porsi khusus untuk Qian agar lebih mampu menyeimbangkan
kedua bahu dan lenganya. Kepercaan Zhang pun dijawab dengan kesungguhan Qian
.dengan berlatih keras . Dia berlatih dalam sehari setidaknya jarak 2000 meter
di tempuh Qian diarena air untuk melatih otot-ototnya. Selain itu dia juga
berlatih sit-up mengangkat beban,hingga berbagai jenis latihan ia lakukan.
Semangat inilah yang membuat Qian kini dikenal d seantero cina dan
bahkan Dunia. Kisah hidup dan tekad yang kuat telah menginspirasi orang agar
mampu mendobrag segala keterbatasan.
Qian selalu mematok target
menjadi juara dunia renang pada kejuaraan olimpiade-olimpiade berikutnya. Dia
bekerja keras untuk mewujudkan impianya tersebut. Jika melihat kesungguhan dan
tekadnya, sepertinya impian itu mustahil untuk di capai.Sebab sejatinya
kesungguhan dan tekad yang kuat akan dilandasi kerja keras mampu menakhlukan
segala tantangan. Jika Qian mampu,
bagaimana dengan kita?
